PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiAdiksi

amfetamin (golongan)

amphetamines

Ringkasan Singkat

Amfetamin adalah kelompok obat sintetis stimulan yang meningkatkan kewaspadaan, menghilangkan lelah, namun berisiko tinggi terhadap ketergantungan dan psikosis.

Amfetamin merujuk pada sekelompok obat sintetis dari kelas feniletilamin tersubstitusi yang bekerja dengan merangsang formasi retikular di otak dan memicu pelepasan norepinefrin yang tersimpan. Efek utamanya adalah menciptakan kondisi kewaspadaan (arousal) yang berkepanjangan dan menghilangkan rasa lelah secara sementara. Obat ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1932 dan digunakan secara luas selama Perang Dunia II untuk membantu tentara tetap terjaga selama puluhan jam.

Meskipun memiliki manfaat medis seperti mengobati ADHD dan narkolepsi, penggunaan amfetamin yang berkelanjutan akan memicu toleransi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kelelahan total (exhaustion) dan tidur terus-menerus selama beberapa hari. Penyalahgunaan amfetamin sangat berisiko menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis, serta dapat memicu gangguan psikotik yang parah. Golongan ini mencakup amfetamin itu sendiri, dekstroamfetamin, dan metamfetamin (sabu-sabu), serta beberapa turunannya yang digunakan sebagai narkoba rekreasi seperti MDMA (ekstasi).

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • National Institute on Drug Abuse (NIDA)
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback